Rabu, 04 Januari 2012

TUGAS SOFTSKILL ETIKA BISNIS 3

TUGAS ETIKA BISNIS III



1.  Apa yang anda ketahui tentang IAI, jelaskan dengan singkat dan padat !
Jawab :
Ikatan Akuntan Indonesia (Indonesian Institute of Accountants) merupakan organisasi profesi akuntan di Indonesia,yang mempunyai kegiatan menyusun Standar Akuntansi Keuangan, menyelenggarakan Ujian Sertifikasi Akuntan Manajemen (Certified Professional Management Accountant), dan menyelenggarakan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL). Perkumpulan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) berdiri pada 23 Desember 1957.
Susunan pengurus pertama terdiri dari:
• Ketua: Prof. Dr. Soemardjo Tjitrosidojo
• Panitera: Drs. Mr. Go Tie Siem
• Bendahara: Drs. Sie Bing Tat (Basuki Siddharta)
• Komisaris: Dr. Tan Tong Djoe
• Komisaris: Drs. Oey Kwie Tek (Hendra Darmawan)

Keenam akuntan lainnya sebagai pendiri IAI adalah :
1) Prof. Dr. Abutari
2) Tio Po Tjiang
3) Tan Eng Oen
4) Tang Siu Tjhan
5) Liem Kwie Liang
6) The Tik Him
Konsep Anggaran Dasar IAI yang pertama diselesaikan pada 15 Mei 1958 dan naskah finalnya selesai pada 19 Oktober 1958. Menteri Kehakiman mengesahkannya pada 11 Februari 1959. Namun demikian, tanggal pendirian IAI ditetapkan pada 23 Desember 1957. Ketika itu, tujuan IAI adalah: 1. Membimbing perkembangan akuntansi serta mempertinggi mutu pendidikan akuntan. 2. Mempertinggi mutu pekerjaan akuntan.
Sejak pendiriannya 49 tahun lalu, kini IAI telah mengalami perkembangan yang sangat luas. Hal ini merupakan perkembangan yang wajar karena profesi akuntan tidak dapat dipisahkan dari dunia usaha yang mengalami perkembangan pesat. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah meluasnya orientasi kegiatan profesi, tidak lagi semata-mata di bidang pendidikan akuntansi dan mutu pekerjaan akuntan, tetapi juga upaya-upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan peran dalam perumusan kebijakan publik.
Keanggotaan IAI dibagi menjadi :

1. Anggota individu
Anggota individu terdiri dari anggota biasa, anggota luar biasa, dan anggota kehormatan. Anggota biasa adalah pemegang gelar akuntan atau sebutan akuntan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dan pemegang sertifikat profesi akuntan yang diakui oleh IAI. Anggota luar biasa adalah sarjana ekonomi jurusan akuntansi atau yang serupa sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku yang terkait dengan profesi akuntan. Sedangkan anggota kehormatan adalah warga negara Indonesia yang telah berjasa bagi perkembangan profesi akuntan di Indonesia. Pada saat didirikannya, hanya ada 11 akuntan yang menjadi anggota IAI, yaitu para pendirinya. Dari waktu ke waktu anggota IAI terus bertambah. Para akuntan yang menjadi anggota IAI tersebar diseluruh Indonesia dan menduduki berbagai posisi strategis baik dilingkungan pemerintah maupun swasta. Sejak berdirinya hingga akhir tahun 2007, IAI memiliki 6.606 anggota aktif yang terdiri dari 807 akuntan pendidik, 1.204 akuntan publik, 529 akuntan manajemen 2.975 akuntan pemerintah dan 1.091 akuntan lain-lainnya.
2. Anggota asosiasi
Sebagaimana keputusan Kongres Luar Biasa IAI pada bulan Mei 2007, selain keanggotaan perorangan IAI juga memiliki keanggotaan berupa Asosiasi, dan pada saat ini IAI telah memiliki satu anggota Asosiasi yaitu Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), yang sebelumnya tergabung dalam IAI sebagai Kompartemen Akuntan Publik.
3. Anggota perusahaan
Perusahaan pengguna jasa profesi akuntan sebagai corporate member. Pada akhir tahun 2007, jumlah corporate member mencapai 72 perusahaan, baik perusahaan terbuka maupun tertutup.

4. Anggota junior
IAI juga membuka keanggotaan selain para akuntan, yaitu para mahasiswa akuntansi yang tergabung dalam junior member. Keanggotan junior member sampai akhir tahun 2007 mencapai 504 mahasiswa.

Kegiatan IAI adalah sebagai berikut :
• Penyusunan Standar Akuntansi Keuangan
• Penyelenggaraan Ujian Sertifikasi Akuntan Manajemen (Certified Professional Management Accountant)
• Penyelenggaraan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL)

Visi dan Misi IAI :
Visi IAI yaitu menjadi organisasi terdepan dalam pengembangan pengetahuan dan praktek akuntansi, manajemen bisnis dan public, yang berorientasi pada etika dan tanggung jawab social, serta lingkungan hidup dalam perspektif nasional dan internasional.

Misi IAI yaitu:
a. Memelihara integritas, komitmen, dan kompetensi anggota dalam pengembangan manajemen bisnis dan publik yang berorientasi pada etika, tanggungjawab, dan linkungan hidup.
b. Mengembangkan pengetahuan dan praktek bisnis, keuangan, atestasi, non-atestasi dan akuntansi bagi masyarakat.
c. Berpartisipasi aktif di dalam mewujudkan good governance melalui upaya organisasi yang sah dan dalam perspektif nasional dan internasional.

Pada skala internasional, IAI aktif dalam keanggotaan International Federation of Accountants (IFAC) sejak tahun 1997. Di tingkat ASEAN IAI menjadi anggota pendiri ASEAN Federation of Accountants (AFA). Keaktifan IAI di AFA pada periode 2006-2007 semakin penting dengan terpilihnya IAI menjadi Presiden dan Sekjen AFA.
Selain kerjasama yang bersifat multilateral, kerjasama yang bersifat bilateral juga telah dijalin oleh IAI diantaranya dengan Malaysian Institute of Accountants (MIA) dan Certified Public Accountant (CPA)

2. Jelaskan 4 kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh sebuah profesi, berilah contohnya !
Jawab :
1. Kredibilitas : kualitas, kapabilitas atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan. Contoh: rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadikan ujian nasional (UN) 2012 sebagai salah satu syarat masuk perguruan tinggi negeri (PTN) merupakan penghargaan terhadap prestasi siswa. Menurutnya, kebijakan ini bisa mengangkat kredibilitas/kepercayaan UN.
2. Profesionalisme yaitu perilaku keahlian atau kualitas dari seseorang yang professional. Contoh : dalam perusahaan keluarga pendiri perusahaan keluarga tersebut harus dapat menyelaraskannya, antara kepentingan keluarga dan bisnis agar proses dalam perusahaan berjalan lancar dan harus berpegang pada norma bisnis bukan hanya pada tradisi keluarga.
3. Kualitas Jasa : mutu atau baik buruknya dari tindakan aktivitas ekonomi manusia yang di berikan kepada konsumen atau pihak yang membutuhkan. Contoh : sebuah perusahaan mampu untuk memberikan pelayanan yang sesuai dengan janji yang ditawarkan serta respon atau kesigapan karyawan dalam membantu pelanggan dan memberikan pelayanan yang cepat, tanggap dan kemampuan karyawan atas pengetahuan produk secara tepat, kualitas keramah-tamahan, perhatian dan kesopanan dalam memberi pelayanan, keterampilan dalam memberikan informasi, kemampuan dalam memberikan keamanan dalam manfaat jasa yang ditawarkan, dan kemampuan dalam menanamkan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.
4. Kepercayaan : merupakan kunci untuk mempertahankan hubungan jangka panjang antara organisasi dengan konsumen. Contoh : Memasuki dua tahun masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono, tingkat kepercayaan publik terus merosot. Bahkan, hasil survey terkini Lingkaran Survey Indonesia bulan ini, mencatat tingkat kepercayaan publik kini hanya tersisa 37,7 persen, karena pemerintahan terbelit skandal korupsi dan moral.

Selasa, 03 Januari 2012

TUGAS SOFTSKILL ETIKA BISNIS

Tgl 3 Januari 2011

TUGAS ETIKA BISNIS II

1.   Berilah contoh penerapan etika dalam dunia bisnis pada era perdagangan bebas sekarang ini! (Minimal 5)
Jawaban :
·           Transparansi (transparency)
: keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan dan mengemukakan informasi materil yang relevan mengenai perusahaan.
·           Pengungkapan (disclosure)
 : penyajian informasi kepada stakeholders, baik diminta maupun tidak diminta, mengenai hal-hal yang berkenaan dengan kinerja operasional, keuangan, dan resiko usaha perusahaan.
·           Kemandirian (independence)
: suatu keadaan dimanaa perusahaan dikelola secara profesional tanpa benturan kepentingan dan pengaruh / tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat
·           Akuntabilitas (accountability)
: kejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban manajemen perusahaan sehingga pengelolaan perusahaan terlaksana secara efektif dan ekonomis.
·           Pertanggungjawaban (responsibility)
: kesesuaian dalm pengelolaan perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat
·           Kewajaran (fairness)
: keadilan dan kesetaraan didalam memenuhi hak-hak stakeholders yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan yang berlaku


2.     Sebutkan contoh dari situasi benturan kepentingan dalam dunia bisnis, (minimal 5) !
Jawaban :
·           Segala konsultasi atau hubungan lain yang signifikan dengan, atau berkeinginan mengambil andil didalam aktivitas pemasok, pelanggan atau pesaing (competitor)
·           Segala kepentingan pribadi yang berhubungan dengan kepentingan perusahaan
·           Segala hubungan bisnis atas nama perusahaan dengan personal yang masih ada hubungan keluarga (family), atau dengan perusahaan yang dikontrol oleh personal tersebut
·           Segala posisi dimana karyawan & pimpinan perusahaan mempunya pengaruh atau kontrol terhadap evaluasi hasil pekerjaan atau kompensasi dari personal yang masih ada hubungan keluarga
·           Segala penggunaan pribadi maupun berbagi atas informasi rahasia perusahaan demi suatu keuntungan pribadi, seperti anjura untuk membeli atau menjual barang milik perusahaan atau produk, yang didasarkan atas informasi rahasia tersebut
·           Segala penjualan pada atau pembelian dari perusahaan yang menguntungan pribadi
·           Segala penerimaan dari keuntungan, dari seseorang / organisasi / pihak ketiga yang berhubungan dengan perusahaan
·           Segala aktivitas yang terkait dengan insider trading atas perusahaan yang telah go public, yang merupakan pihak lain.


3.  Menurut pendapat sodara seperti apa bisnis yang beretika dan bermoral itu? Sebutkan alasannya !
Jawaban :
Menurut pendapat saya, bisnis yang beretika dan bermoral itu adalah bisnis yang memiliki ciri-ciri yang saya sebutkan dibawah ini, yaitu:
·           Tidak merugikan siapapun
·           Mengikuti aturan aturan yang ada
·           Tidak melanggar hukum
·           Sportif dalam berbisnis (Tidak menjatuhkan pesaingan bisnis)
·           Mempunyai surat izin usaha yang lengkap dan membayar pajak sesuai ketentuan.


Rabu, 26 Oktober 2011

ETIKA PROFESSIONAL AKUNTANSI


TUGAS ETIKA PROFFESIONAL AKUNTANSI
NAMA     :   SANTI YANI PURNAMA
NPM      :   21208133
KELAS    :   4EB15

SOAL!!
1. Berilah contoh pelanggaran etika dan sanksi hukum yang berlaku di Indonesia! Min 3
2. Apa kelebihan dan kekurangan paham EUDOMONISME bila diterapkan di era globalisasi?
3. Sebutkan etika khusus yang ada di masyarakat! Min 5
Jawaban
1. Etika
-         Pengertian Etika
Sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia, Etika adalah
a. Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan mengenai hak dan kewajiban moral (akhlak)
b. Kumpulan azas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak
c. Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat
-         Faktor yang Mempengaruhi Pelanggaran Etika
a) Kebutuhan Individu
Korupsi alasan ekonomi
b) Tidak ada pedoman
Area “abu-abu”, sehingga tak ada panduan
c) Perilaku dan kebiasaan individu
Kebiasaan yang terakumulasi tak dikoreksi
d) Lingkungan tidak etis
Pengaruh dari komunitas
e) Perilaku orang yang ditiru
Efek primordialisme yang kebablasan
-          
-         Contoh pelanggaran Eika dan Sanksi Hukum
a. Membunuh
Sanksi hukumnya adalah dipenjara
b. Melakukan perbuatan asusila
Sanksi Hukumnya adalah dikucilkan hingga berupa sanksi penjara
c. Mencuri atau korupsi
Sanksi Hukumnya adalah dipenjara

2. PAHAM EUDOMONISME
Pandangan ini berasal dari filosoft yunani besar, ARISTOTELES (384-322 SM). Paham Eudomonisme yang dimaksudkan oleh Aristoteles ini adalah semua orang akan menyetujui bahwa tujuan tertinggi ini, dalam terminology modern bias dikatakan adalah kebahagiaan (Eudamonia).
Jadi, paham eudomonisme ini adalah pandangan mengenai tujuan akhir hidup seseorang yaitu kebahagiaan, dimana seseorang dalam mencapai tujuan akhir dengan menjalankan fungsinya dengan baik.
-         Kelebihan dari paham Eudomonisme di era Globalisasi
1)    Moral dan akhlak seseorang lebih diutamakan. Hal ini dapat menjaga norma-norma yang berlaku di Indonesia.
2)    Banyaknya pemikiran secara Intelektual karena adanya pilihan-pilihan Rasional dalam perbuatan moralnya.

-         Kelemahan Paham Eudomonisme
1) Sulitnya pandangan diri mengenai pengendalian diri terhadap kehidupan sehingga dapat menyebabkan kemiskinan di Indonesia akan terus merajalela.
2) Lebih diwarnai oleh suasana eliter karena lebih mencerminkan golongan atas dalam masyarakat yunani saat itu seperti itu. Dan apabila di era globalisasi sekarang ini seperti akan mengakibatkan kecemburuan social yang tiak kunjung padam.
3) Tidak adanya persamaan hak semua manusia. Keadaan seperti ini akan selalu diwarnai dengan perbedaan yang dapat memecahbelahkan persatuan yang selama ini telah ter tercantum dalam pancasila, sila ke 3 yaitu Persatuan Indonesia.

3. Etika khusus
Etika khusus adalah bagian dari salah satu etika normative yang merupakan etika yang menerapkan prinsip-prinsip etis yang umum atas wilayah perilaku manusia yang khusus.
Dapat dikatakan bahwa etika khusus itu merupakan premis normative yang dikaitkan dengan premis factual untuk sampai pada suatu kesimpulan etis yang bersifat normative.
Dalam terminologi logika , dengan premis yang dimaksudkan proposisi atau kalimat dalam suatu argumentasi yang mendahului kesimpulan dan darimana kesimpulan ditarik.

-         Contoh dari etika khusus adalah sbb:
1) Dilarang keras uintuk membunuh manusia yang tidak bersalah. (ex : tidak melakukan tindakan abortus provocatus)
2) Menghormati orang yang lebih tua
3) Tidak mencuri
4) Tidak makan atau minum minuman yang dapat menyebabkan lemahnya kesadaran.
5) Tidak berbohong

;;

My photo's...